Tuesday, February 28, 2017

PENELITIAN AIR ALKALI PADA ASMA & PPOK (PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS)

Oleh: 
dr. Andi Pratama Dharma, Sp. PD.
Spesialis Penyakit Dalam 
Divisi AntiAging & ERW Centre 
Klinik Interna Medika Karawang 

DEFINISI & BATASAN 

Menurut Global Initiative of Asthma, penyakit asma didefinisikan sbb: “Asthma is a heterogeneous disease, usually characterized by chronic airway inflammation. It is defined by the history of respiratory symptoms such as wheeze, shortness of breath, chest tightness and cough that vary over time and in intensity, together with variable expiratory airflow limitation.” 



(“Asma adalah penyakit yang heterogen, biasanya ditandai dengan peradangan kronis saluran nafas; didefinisikan sebagai penyakit dengan riwayat keluhan pernafasan seperti nafas berbunyi (mengi), nafas pendek, rasa tertekan di dada, dan batuk yang bervariasi baik dari segi waktu maupun intensitasnya, disertai dengan berkurangnya aliran ekspirasi.”) Asma biasanya terjadi pertama kali pada anak-anak sejak usia balita hingga remaja, berlangsung beberapa tahun hingga usia menjelang dewasa, kemudian biasanya sembuh dengan sendirinya. 

Ada pula asma yang baru pertama kali timbul di usia dewasa (adult-onset asthma), di mana tipe ini biasanya berlangsung lebih lama dibandingkan asma pada anak-anak. Bila penyakit asma ini timbul di usia lanjut, sebagian besar akibat kebiasaan merokok yang berlangsung lama, penyakitnya disebut juga sebagai PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis). PPOK biasanya lebih berat dibanding asma, bersifat kronis serta tidak bisa disembuhkan, dan biasanya semakin lama semakin progresif. 

Hal ini terjadi karena telah timbul kerusakan struktur paru dan saluran nafas akibat kebiasaan merokok yang berlangsung puluhan tahun. MANFAAT AIR ALKALI PADA ASMA & PPOK Berbagai studi menunjukkan manfaat air alkali pada asma maupun PPOK, diantaranya tiga penelitian di bawah ini. (Karena dihasilkan melalui proses elektrolisis, air alkali dikenal sebagai Electrolyzed Reduced Water (ERW), dan disebut juga sebagai Hydrogen Rich Water (HRW) karena mengandung banyak ion hidrogen yang memiliki fungsi sebagai antioksidan). 

1. Xiao M et al. Hydrogen-rich saline reduces airway remodeling via inactivation of NF-κB in a murine model of asthma. Eur Rev Med Pharmacol Sci. 2013 Apr;17(8):1033-43. 

- Recent studies suggest that hydrogen has great therapeutic and prophylactic potential against organ injury caused by oxidative stress and inflammation. Here we investigated the effect of hydrogen-rich saline on airway inflammation and remodeling in a murine model of asthma. Asthma was induced by ovalbumin (OVA) sensitization and challenge. Then mice were treated with normal saline or hydrogen-rich saline. The results showed that hydrogen-rich saline reduced cell counts and levels of cytokines. Hydrogen-rich saline treatment also significantly decreased mucus index and collagen deposition. Conclusion: These findings suggest that hydrogen-rich saline reduces airway inflammation and remodeling in OVA-exposed mice Cairan Kaya Hidrogen (HRW) Mengurangi Remodelling Saluran Nafas pada Hewan Percobaan dengan Asma. 

- Cairan yang kaya hidrogen (Hidrogen Rich Water / HRW) mengurangi jumlah sel radang, kadar zat penanda radang, indeks mukus, dan deposisi kolagen dibandingkan kontrol. Secara umum, HRW mengurangi peradangan saluran nafas dan kerusakan struktur akibat radang (remodelling) pada model hewan percobaan dengan serangan asma. 

2. Ning Y et al. Attenuation of cigarette smoke-induced airway mucus production by hydrogen-rich saline in rats. PLoS One. 2013 Dec 20;8(12):e83429 

- Over-production of mucus is an important pathophysiological feature in chronic airway disease such as chronic obstructive pulmonary disease (COPD) and asthma. Cigarette smoking (CS) is the leading cause of COPD. Oxidative stress plays a key role in CS-induced airway abnormal mucus production. Hydrogen protected cells and tissues against oxidative damage by scavenging hydroxyl radicals. In the present study we investigated the effect of hydrogen on CS-induced mucus production in rats. Conclusion: Hydrogen-rich saline pretreatment ameliorated CS-induced airway mucus production and airway epithelium damage in rats, at least partly by its free radical scavenging ability. This is the first report to demonstrate that hydrogen-rich saline protected rat airways against CS damage and it could be promising in treating abnormal airway mucus production in COPD. 

Hidrogen Rich Water (HRW) Mengurangi Produksi Lendir akibat Rokok pada Tikus Percobaan.

- Pemberian Hydrogen Rich Water (HRW) memperbaiki produksi lendir yang berlebihan akibat rokok dan menghambat kerusakan sel-sel saluran nafas pada binatang percobaan, sehingga berpotensi digunakan dalam mengelola produksi mukus yang berlebihan pada Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). 

3. Liu SL et al. Hydrogen Therapy may be a Novel and Effective Treatment for COPD. Front Pharmacol. 2011 Apr 12;2:19. 

- The protective effect of hydrogen (H(2)) on ROS-induced diseases has been proved by many researches, which could effectively improve cellular antioxidant capacity, and then protect cells against oxidant damage. Under normal circumstances cells are able to maintain an adequate homeostasis between the formation and removal of ROS through particular enzymatic pathways or antioxidants. But under some pathological conditions, the balance is disturbed, leading to oxidative stress and various diseases, such as chronic obstructive pulmonary disease (COPD). Studies have shown that ROS played a pivotal role in the development of COPD and some antioxidants were effective in the protection against the damaging effects of oxidative stress. Therefore, we hypothesize that owing to its peculiarity to eliminate toxic ROS, hydrogen therapy may be a novel and effective treatment for COPD. 

Terapi Hidrogen Berpotensi Menjadi Terapi Baru dan Efektif pada Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK). 

- Berbagai studi menunjukkan bahwa radikal bebas, terutama dalam bentuk ROS (Reactive Oxygen Spesies) sangat penting dalam berkembangnya PPOK. Karena HRW memiliki sifat menetralisir radikal bebas, khususnya dalam bentuk ROS, terapi hidrogen berpotensi menjadi terapi baru dan efektif untuk PPOK. MANFAAT AIR ALKALI UNTUK MENCEGAH KEKAMBUHAN ASMA/PPOK Salah satu yang dapat menyebabkan kekambuhan asma dan PPOK adalah infeksi, terutama infeksi saluran nafas atas. Itulah sebabnya, semua penderita asma dianjurkan untuk mendapat imunisasi / vaksin influenza atau pneumonia. 

Tujuannya adalah untuk menurunkan kejadian infeksi saluran nafas atas, sehingga asma / PPOK-nya tidak mudah kambuh. Di sini, air alkali juga memiliki peran penting. Beberapa penelitian membuktikan bahwa air alkali memiliki efek yang positif terhadap sistem imunitas / pertahanan tubuh. 

1. Lee KJ et al. The immunological effects of electrolyzed reduced water on the Echinostoma hortense infection in C57BL/6 mice. Biol Pharm Bull. 2009 Mar; 32(3):456-62. 

- Electrolyzed reduced water (ERW) is widely used for drinking by people in Asia. The purpose of this study was to examine the immunological effect of ERW on the immunity of animals by supplying ERW to mice infected with Echinostoma hortense metacercariae. The results indicate that feeding ERW may have influence on the local immune response in the small intestine but not on the systemic immune response. Efek imunologis ERW pada infeksi Echinostoma hortense pada tikus percobaan C57BL/6. 

- Electrolyzed reduced water (ERW) digunakan secara luas sebagai minuman oleh banyak penduduk di Asia. Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa ERW memiliki efek terhadap respon imun lokal di usus halus (walaupun tidak memiliki efek yang bermakna pada respon imun sistemik). 

2. Zhao S et al. Protective effect of hydrogen-rich saline against radiation-induced immune dysfunction. J Cell Mol Med. 2014 May;18(5):938-46. 

- Recent studies showed that hydrogen can be used as an effective radioprotective agent through scavenging free radicals. This study was undertaken to evaluate the radioprotective effects of hydrogen on immune system in mice. Our study demonstrated that pre-treatment with H(2) could increase the spleen index, attenuate the radiation damage on splenic structure, reduced radical oxygen species level, inhibited radiation-induced apoptosis in splenocytes, attenuate radiation-induced imbalance of T cells, and regulate the polarization of CD4+ T cells and the level of related cytokines. This study suggests H(2) as an effective radioprotective agent on immune system by scavenging reactive oxygen species. 

Efek perlindungan HRW terhadap kerusakan sistem imun yang dipicu oleh radiasi. 

- Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian cairan kaya hidrogen (Hydrogen Rich Water, HRW) pada binatang percobaan yang mendapat radiasi terbukti dapat meningkatkan indeks limpa, mengurangi kerusakan pada struktur limpa, mengurangi kadar senyawa oksigen radikal, menghambat apoptosis yang dipicu oleh radiasi, mengurangi ketidakseimbangan sel imun T, dan memperbaiki polarisasi sel-sel sistem imun (sel T CD4). Disimpulkan bahwa HRW efektif sebagai agen radioprotektif terhadap sistem imun dengan menetralisis radikal bebas. 

3. Yang Y et al. Hydrogen-rich saline protects immunocytes from radiation-induced apoptosis. Med Sci Monit. 2012 Apr;18(4):BR144-8. 

- Radiation often causes depletion of immunocytes in tissues and blood, which results in immunosuppression. Molecular hydrogen (H2) has been shown in recent studies to have potential as a safe and effective radioprotective agent. We demonstrated H2-rich medium pretreatment reduced radiation-induced apoptosis in thymocytes and splenocytes in living mice and rescued the radiation-caused depletion of white blood cells (WBC) and platelets (PLT). This study suggests that H2 protected the immune system and alleviated the hematological injury induced by IR. HRW melindungi sel-sel imun dari apoptosis (bunuh diri sel) yang dipicu oleh radiasi. 

- Radiasi sering menyebabkan penurunan sel-sel sistem imun di jaringan dan darah, sehingga menyebabkan penurunan fungsi sistem imun. Penelitian ini menunjukkan bahwa HRW mengurangi apoptosis yang diinduksi radiasi di timus dan limpa pada binatang percobaan dan melindungi penurunan sel-sel darah putih (leukosit) dan trombosit. Disimpulkan bahwa HRW melindungi sistem imun dan melindungi gangguan hematologis akibat radiasi. 

Dengan banyaknya penelitian tentang efek air alkali pada sistem pertahanan tubuh ini, tidak mengherankan bila seorang penulis best seller berbagai buku kesehatan di Amerika, Dr. Susan Lark, MD, menulis: “Drinking 4-6 glasses of alkaline water a day can help the body againts the development of heart disease, stroke, IMMUNE DYSFUNCTIONS, and other common ailments.” ("Minum 4-6 gelas air alkali per hari dapat membantu tubuh melawan berkembangnya penyakit jantung, stroke, GANGGUAN SISTEM IMUN, dan berbagai penyakit yang sering terjadi.") Minum air alkali secara teratur dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan meningkatkan fungsi sistem imunitas tubuh, yang pada akhirnya dapat mengurangi terjadinya infeksi (termasuk infeksi saluran nafas), yang sering menyebabkan kekambuhan dari penyakit asma maupun PPOK. 

EFEK AIR ALKALI PADA INFEKSI Sudah menjadi pengetahuan umum di kalangan para dokter, bahwa bila pasien asma dan PPOK mengalami infeksi (saluran nafas), maka infeksinya cenderung lebih lama, lebih berat, dan sering disertai kambuhnya asma serta PPOK yang dideritanya. Dalam hal ini, air alkali ternyata memiliki efek yang bermanfaat pada penyakit infeksi, seperti dijelaskan di beberapa penelitian berikut ini (karena jumlahnya cukup banyak, hanya akan ditampilkan judul-judul penelitian yang berhubungan). 

1. Xie, K., et al., Hydrogen gas presents a promising therapeutic strategy for sepsis. Biomed Res Int, 2014. 2014: p. 807635. - Gas hidrogen menyajikan strategi terapi untuk sepsis (infeksi berat) yang menjanjikan. 

2. Li, G.M., et al., Effects of hydrogen-rich saline treatment on polymicrobial sepsis. Journal of Surgical Research, 2013. 181(2): p. 279-86. - Efek terapi HRW pada sepsis polimikrobial (infeksi berat yang disebabkan oleh banyak kuman) 3. Xie, K., et al., Combination therapy with molecular hydrogen and hyperoxia in a murine model of polymicrobial sepsis. Shock, 2012. 38(6): p. 656-63. 

- Terapi kombinasi dengan molekul hidrogen dan hiperoksia pada pada binatang percobaan dengan sepsis polimikrobial. 4. Xie, K.L., et al., Protective effects of hydrogen gas on murine polymicrobial sepsis via reducing oxidative stress and HMGB1 release. Shock, 2010. 34(1): p. 90-97. 

- Efek proteksi dari gas hidrogen pada hewan percobaan yang mengalami sepsis polimikrobial dengan mengurangi stres oksidatif dan pengeluaran HMGB1 EFEK AIR ALKALI PADA ALERGI Asma dan alergi seringkali berjalan beriringan. Penyakit asma dianggap merupakan penyakit alergi yang sering diturunkan dalam garis keluarga. Banyak pula reaksi alergi terhadap zat tertentu menyebabkan kekambuhan asma yang berulang. Air alkali memiliki efek yang bermanfaat dalam hal mencegah timbulnya reaksi alergi, seperti diuraikan dalam dua penelitian berikut. 

1. Itoh T et al. Molecular hydrogen suppresses FcepsilonRI-mediated signal transduction and prevents degranulation of mast cells. Biochem Biophys Res Commun. 2009 Nov 27;389(4):651-6. 

- Molecular hydrogen ameliorates oxidative stress-associated diseases in animal models. We found that oral intake of hydrogen-rich water abolishes an immediate-type allergic reaction in mice, not by its radical scavenging activity but by modulating a specific signaling pathway. Molekul hidrogen menekan transduksi sinyal yang dimediasi Fcepsilon dan mencegah degranulasi dari sel mast. 

- Molekul hidrogen memperbaiki penyakit yang berhubungan dengan stres oksidatif pada binatang percobaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa air kaya hidrogen (HRW) menghambat reaksi alergi (immediate-type allergic reaction) pada binatang percobaan, namun bukan melalui kemampuannya mengikat radikal bebas, melainkan dengan cara memodulasi jalur sinyal yang spesifik. 

2. Itoh T et al. Molecular hydrogen inhibits lipopolysaccharide / interferon γ-induced nitric oxide production through modulation of signal transduction in macrophages. Biochem Biophys Res Commun. 2011 Jul 22;411(1):143-9. 

- Molecular hydrogen has been reported to be effective for a variety of disorders. We have recently demonstrated that hydrogen inhibits type I allergy through modulating intracellular signal transduction. Our studies indicate that hydrogen modulate signal transduction in macrophages and ameliorates inflammatory arthritis in mice, providing the molecular basis for hydrogen effects on inflammation. 

Molekul hidrogen menghambat produsi nitrit-okside melalui modulasi transduksi sinyal pada sel makrofag. 

- Molekul hidrogen dilaporkan efektif untuk berbagai jenis penyakit. Penelitian ini menunjukkan bahwa hidrogen menghambat reaksi alergi tipe I melalui kemampuannya memodulasi transduksi sinyal intraseluler. Konsumsi HRW terbukti molekul hidrogen dapat memodulasi transduksi sinyal pada makrofag (sel penting dalam sistem pertahanan tubuh) dan mengurangi radang sendi akibat peradangan pada binatang percobaan. 

EFEK AIR ALKALI PADA TRANSPORT OKSIGEN KE JARINGAN Konsumsi air alkali secara teratur dapat memperbaiki fungsi sel-sel darah merah yang berperan penting dalam membawa oksigen ke seluruh jaringan, demikian pendapat beberapa pakar kesehatan. Penyakit asma dan PPOK berhubungan dengan gangguan pertukaran oksigen melalui saluran nafas, yang pada akhirnya akan mengganggu transport oksigen ke jaringan. Maka tidak mengherankan air alkali memiliki efek yang bermanfaat pada kedua penyakit di atas. Dr. Ben Johnson, seorang pakar kesehatan dengan DVD kesehatan best-seller nya, “The Secret” menjelaskan tentang manfaat air alkali, terutama mengenai efeknya pada transport oksigen ke jaringan. "Alkaline antioxidant water is probably the most profound discovery of our time. 

Alkaline antioxidant water changes everything physiologically. It allows the enzyme systems to work the way they should. The alkalinity allows more oxygen to get to the tissues. Since a body is made up of almost 70% water, changing the alkalinity of that water would be a huge accomplishment. Once the body's water pH is changed, it affects the blood's pH. With blood being more alkaline, the oxygen can be transported better by the blood cells to the tissues of the body. Who should be drinking alkaline antioxidant water? The answer is simply everyone from children to octogenarians.”

(“Air alkali yang kaya antioksidan mungkin merupakan penemuan paling bermakna dalam kehidupan kita. Air ini merubah semua sistem (tubuh) secara fisiologis. Ia menyebabkan sistem enzim bekerja dengan lebih baik. Kadarnya yang lebih basa menyebabkan lebih banyak oksigen yang mencapai jaringan. Karena tubuh kita hampir 70%-nya air, mengubah tingkat alkalinitas dari cairan tubuh merupakan suatu pencapaian yang luar biasa. Begitu pH cairan tubuh berubah, hal ini mempengaruhi pH darah. 

Dengan pH darah menjadi lebih basa, oksigen dapat ditransportasikan dengan lebih baik oleh sel-sel darah ke jaringan tubuh. Siapa yang sebaiknya minum air alkali yang kaya antioksidan? Jawabannya adalah semua orang, mulai dari anak-anak hingga para lansia.”) PENGALAMAN KLINIS Sejak Mei 2016, klinik Interna Medika melalui ERW Centre mulai menggunakan air alkali kepada pasien-pasien yang datang dengan berbagai keluhan dan penyakit. Penggunaan air alkali dipadukan dengan obat-obatan yang biasa digunakan pasien. Hasilnya secara umum sangat baik. Pada pasien-pasien dengan penyakit kronis, penggunaan air alkali mampu meningkatkan kualitas hidup dan sense of well being, serta dapat mengurangi jumlah obat yang biasa dikonsumsi secara signifikan. 

Klinik dan apotek kami dapat memproduksi lebih dari 10.000 liter air alkali per bulan untuk pasien-pasien dengan berbagai penyakit. Khusus untuk pasien-pasien asma, responnya bervariasi. Pada anak-anak dengan asma, respon terapi biasanya lebih cepat daripada orang dewasa. Biasanya dalam 1-2 minggu, serangan asma dapat membaik secara signifikan, dan penggunaan obat-obatan asma bisa berkurang drastis. 

Pada orang dewasa, apalagi orang lanjut usia yang menderita asma karena rokok (PPOK), respon terapi biasanya memerlukan waktu yang lebih lama, kadang 2-3 bulan sebelum obat-obat bisa dikurangi secara bertahap. Efek samping sangat jarang ditemui, hanya kurang dari 10% pasien dewasa, itu pun bersifat ringan dan sementara. Secara umum, pemberian air alkali dapat memperbaiki kualitas hidup pasien-pasien dengan asma dan PPOK serta mengurangi jumlah obat-obatan yang biasa dikonsumsi. 

PENUTUP 

Air alkali memiliki banyak manfaat untuk pasien-pasien dengan penyakit asma dan PPOK. Berbagai penelitian menunjukkan manfaat dan potensinya dalam kedua penyakit tersebut. Konsumsi air alkali secara teratur juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga berperan mengurangi kejadian infeksi saluran nafas atas yang sering mencetuskan kekambuhan asma dan PPOK. 

Kalaupun telah terkena infeksi, air alkali memiliki efek yang bermanfaat pada infeksi, bahkan hingga infeksi berat yang disebabkan oleh berbagai kuman. Air alkali juga memperbaiki transport oksigen oleh sel-sel darah merah ke jaringan, sehingga memberikan efek yang bermanfaat pada pasien-pasien asma dan PPOK yang mengalami gangguan pertukaran oksigen di paru-parunya. Raz Kurzwell, sang pakar teknologi, Chief Enginer Google, yang pernah dinobatkan sebagai salah satu orang paling jenius di Amerika saat ini mengatakan, “Mengkonsumsi air yang tepat sangat vital dalam proses detoksifikasi dan merupakan salah satu terapi kesehatan yang paling efektif. Minum 8-10 gelas air alkali per hari merupakan cara paling sederhana yang dapat Anda lakukan, namun sangat ampuh untuk memerangi berbagai proses penyakit.” 

Orang jenius aja minumnya air alkali… 

Semoga bermanfaat. 

Sekilas Info: 
Penulis bertugas di Klinik Khusus Penyakit Dalam Interna Medika Karawang Jawa Barat; konsultan ERW Centre dan Divisi Anti Aging Interna Medika; Enterpreneur dengan fokus utama bidang Properti dan Network Marketing; dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dengan minat khusus di bidang Preventive Medicine. https://www.facebook.com/andipratama.dharma/posts/1787055718212537 

"The rule of my life is to make business a pleasure, and pleasure my business". 
Aaron Burr

No comments:

Post a Comment

Advertisement