Friday, January 19, 2018

Efek Air Minum Kaya Hidrogen Pada Kualitas Hidup Pasien Tumor Ganas Hati dengan Radioterapi


Sekitar tahun 2011,  Tim Peneliti yang berasal dari 3 negara yaitu Korea,  Jepang dan Amerika (Nah ya,  gak tanggung-tanggung,  3 Negara Sekaligus ini),  mereka menyatakan bahwa Pasien kanker yang menerima radioterapi sering mengalami kelelahan dan gangguan kualitas hidup (Quality of Life atau Dikenal dalam Istilah Dunia Penelitian disingkat menjadi QOL).

Kenapa Pilihannya pada Pasien Tumor yang di Radioterapi?

Perlu kita ketahui bersama bahwa Radioterapi adalah salah satu pilihan pengobatan utama pada neoplasma ganas. Hampir setengah dari semua pasien kanker yang baru didiagnosis akan menerima radioterapi di beberapa titik selama pengobatan dan sampai 25% mungkin menerima radiotherapi untuk kedua kalinya.

Alasan lain Mengapa Para Peneliti Mengambil sampel ini adalah sebagai berikut:

  1. Radioterapi memang dapat menghancurkan sel ganas, namun tindakan itu mempengaruhi sel mal di sekitarnya juga. 
  2. Efek samping terkait radiasi akut termasuk kelelahan, mual, diare, mulut kering, hilang nafsu makan, rambut rontok, sakit kulit, dan depresi. Radiasi meningkatkan risiko jangka panjang kanker, gangguan sistem saraf pusat, penyakit kardiovaskular, dan katarak. Kemungkinan komplikasi yang disebabkan radiasi adalah terkait dengan volume organ yang diradiasi, dosis radioterapi yang diberikan, dosis fraksinasi yang disampaikan, pengiriman pengubah radiasi, dan radiosensitivitas individu. 
  3. Sebagian besar gejala akibat radiasi diyakini terkait dengan peningkatan stres oksidatif dan peradangan, karena generasi Spesies oksigen reaktif (ROS) selama radioterapi, dan mungkin secara signifikan mempengaruhi kualitas hidup pasien (QOL)

Seperti pada Artikel saya sebelumnya, kerusakan organ antara lain dapat disebabkan oleh yang namanya Stres Oksidatif,  sama halnya dengan Pasien Kanker yang mendapatkan Radioterapi juga memiliki resiko tinggi terhadap peningkatan stres oksidatif dan pembengkakan karena generasi spesies oksigen reaktif selama radioterapi. 

Dalam pemaparannya,  mereka juga menyatakan bahwa Hidrogen dapat diberikan sebagai gas terapeutik medis,  karena memiliki sifat antioksidan, dan mengurangi peradangan pada jaringan,  dengan kata lain bahwa Air Hidrogen memiliki efek Anti Inflamasi terhadap jaringan.

Studi ini diperiksa apakah penatalaksanaan penyakit dalam bentuk suplemen dalam hal ini adalah air hidrogen dapat meningkatan Kualitas Hidup pada pasien yang menerima radioterapi.

Metode Penelitian ini dilakukan secara acak terkontrol plasebo dilakukan untuk mengevaluasi efek minum air kaya hidroge pada 49 pasien yang menerima radioterapi tumor ganas hati. Jadi,  lagi-lagi Penelitian ini langsung dilakukan kepada Manusia supaya lebih kuat validitasnya ketika diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari. 

Air yang kaya akan hidrogen dihasilkan dengan menempatkan magnesium ke dalam air minum (konsentrasi hidrogen akhir; 0,55 ~ 0,65 mM). Namun dalam hal ini,  penerapannya sekarang sangat mudah,  sebab sudah ada mesin elektrolisis Air minum yang mampu membuat Air Hidrogen seperti ini. 

Apa Saja yang Menjadi Penilaian Mereka? 

Yaitu ada 2 poin,  yang pertama adalah Konsentrasi turunan dari metabolit oksidatif reaktif dan yang kedua yaitu Daya antioksidan biologis dalam darah perifer, atau darah tepi,  darah yang diambil dari ujung tubuh.

Setelah dilakukan Serangkaian kegiatan mereka lalu menyampaikan hasil pengamatannya sebagai berikut: Konsumsi air kaya hidrogen selama 6 minggu mengurangi metabolit oksigen reaktif dalam darah dan mempertahankan potensi oksidasi darah. Skor QOL selama radioterapi meningkat secara signifikan pada pasien yang diterapi dengan air kaya hidrogen dibandingkan dengan pasien yang menerima air plasebo. Tidak ada perbedaan respon radioterapi tumor antara kedua kelompok.

Kesimpulan: Konsumsi harian air minum yang kaya akan hidrogen merupakan strategi terapi terapeutik yang potensial untuk memperbaiki kualitas hidup setelah terpapar radiasi. Konsumsi air kaya hidrogen mengurangi reaksi biologis terhadap radiasi, Menginduksi stres oksidatif tanpa mengorbankan efek anti tumor.

Bukti Pendukung Ilmiah? 

Salah satu bukti pendukung yang kuat adalah pada artikel saya sebelumnya tentang Pencegahan Kerusakan Organ Hati pada Kanker Kolorektal. Hal ini membuktikan bahwa Air Hidrogen memberikan pengaruh yang sangat baik bagi organ Hati sebagai proteksi dini sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah yang dikarenakan oleh penyakit lain maupun paparan terapi obat-obatan yang bereaksi pada organ hati.

Betapa Pentingnya Antioksidan pada Penanganan pasien Hepatitis B ini,  hingga pada bulan November 2011 diteliti lebih lanjut oleh Departemen Penyakit Dalam, Cabang Medis Universitas Texas, Galveston, TX, Amerika Serikat tentang Antioksidan sebagai obat terapeutik untuk penyakit hati. Namun,  pada Studi mereka kali ini digunakan Vitamin E sebagai sumber Antioksidan utamanya. (PMID: 22093324 PMCID: PMC3228367 DOI: 10.1111/j.1478-3231.2011.02604.x)

Dengan kata lain bahwa,  Antioksidan sangat penting bagi penatalaksanaan pada penderita Tumor Ganas Hati ini dan Antioksidan bisa didapatkan dari Air Minum yang Kaya akan Hidrogen. 

Selain itu, masih ada Hasil Penelitian lainnya yang berhubungan dengan pengaruh pada Fungsi Organ Hati dimana Air Minum Hidrogen menjadi alternatif terapi untuk melakukan pencegahan maupun proteksi dini terhadap kerusakan jaringan Hati. Serta masih  banyak lagi Bukti pendukung Air Kaya Hidrogen ini baik berfungsi sebagai Antioksidan maupun sebagai Anti Inflamasi. Berikut beberapa Bukti hasil Penelitian lainnya: 



PENUTUPAN

Air Hidrogen biasanya memiliki tingkatan pH yang bervariatif,  Cara Pemberian Terapi Air Minum Hidrogen dapat dimulai dari pH yang rendah terlebih dahulu,  apalagi pada pasien-pasien dengan penyakit yang sudah kronis, tidak boleh langsung minum yang pH tinggi,  jadi,  lebih baik Anda berkonsultasikan hal ini terlebih dahulu kepada Ahli Air Hidrogen Alkali yang ada di Sekitar Anda.

Pemberian awal dapat dimulai dari pH 7 selama 1 minggu,  kemudian apabila respon tubuh baik maka bisa dilanjutkan dengan pH 8,5 selama 2 minggu berikutnya. Selanjutnya dinaikkan lagi ke level yang lebih tinggi yaitu pH 9,0 selama kurang lebih 2 minggu.

Terakhir,  pH 9,5 digunakan secara Kontinyu apabila Pasien sudah semakin membaik. pH air 9,5 adalah nilai tertinggi untuk di Konsumsi,  sebab diatas itu tidak boleh dijadikan sebagai Air Minum,  namun dapat digunakan untuk keperluan lain seperti mencuci buah dan sayuran dengan Air Hidrogen pH 11,5.

Air Minum yang Kaya akan Hidrogen bisa dibuat melalui proses elektrolisis air dengan metode pemanasan pada platinum yang dilalui oleh air, yang kemudian semua ion dan mineral yang terdapat di dalam air minum itu berubah strukturnya menjadi air dengan hidrogen aktif sehingga sifat air biasany menjadi alkali,  itulah kenapa air hidrogen ini dapat diproduksi dengan tingkatan pH yang bermacam-macam,  bisa dengan pH normal maupun menjadi alkaline water.

Bahan pembuatan plat ini sangat banyak didapatkan dipasar global,  namun untuk membuatnya menjadi sebuah mesin elektrolisis air memerlukan teknologi yang sangat mutakhir. 

Beruntung sekali untuk sekarang Kita tidak perlu repot-repot lagi membuat mesin Elektrolisis Air dari plat dan elektroda,  karena saat ini telah ada Mesin Mungil yang sangat canggih yang bisa memproduksi Air Elektrolisis Hidrogen sendiri di rumah kita hanya dengan memencet tombol-tombol yang sudah disetting sesuai dengan kebutuhan orang-orang di seluruh dunia.

Mesin ini pun buatan Jepang,  jadi sudah tidak diragukan lagi bagaimana kualitas air yang dihasilkannya.

Bila Anda membutuhkan informasi lebih lanjut silahkan Kontak orang yang membagikan artikel ini kepada Anda. Tanyakan kepada mereka apakah telah memahami tentang penelitian-penelitian yang dimaksud di dalam artikel ini.

Sumber: (Klik Gambar Untuk Memperbesar) 









No comments:

Post a Comment

Advertisement